Perbandingan beberapa NMS
| NMS | Pooling Interval | Lisensi | ||
| PRTG | 10 detik | free = 100 sensor | ||
| Zabbix | 1 detik | free, open source | ||
| LibreNMS | 60 detik | |||
| UptimeKuma | 20 detik | |||
| Dude | ??? | Free (Mikrotik OS) | ||
| Cacti | 30detik | free | ||
PRTG
- free (100 sensor) per PC/VPS
- OS : Windows, Linux
- default polling interval = 60detik
Cacti
- Free
- dulu pernah coba (pendapat pribadi) :
- tapi rumit saat konfig2 ini itu ini itu
- tampilan resolusi waktu kurang detail
Prometheus + Grafana
- Free
Zabbix
- Free
- sempat :
- populer direkomendasikan oleh orang2
- poling interval = bisa sampai dengan 1detik (poling rapat)
LibreNMS
- open-source dan bebas biaya untuk digunakan, diunduh, dan dikembangkan
- link : https://docs.librenms.org/
- default polling interval : 300detik (5menit)
- bisa di setting agar polling interval’ny menjadi 1menit

- How to Create a Custom Dashboard on LibreNMS Server (Step-by-Step Guide) Bangla
https://www.youtube.com/watch?v=zbE-pewQ5vg - LibreNMS Installation on Linux | Monitor Servers & Network FREE (2025)
Instal manual LibreNMS + Konfig SNMP Router Mikrotik + Konfig SNMP windows server
https://youtu.be/OEV7PiF1opM?si=wGsYH273Tlp1G1Vq - demo
- https://demo.librenms.org/login
- user : demo
- pass : librenms-demouser
Uptime Kuma
- Lisensi = Open Source
- Release awal = Juli 2021
- Multi platform = windows, linux
- link https://uptime.kuma.pet/
- Monitor HTTP/HTTPS domains, and keywords on webpages, monitor your DNS records, Docker Containers and even databases such as MySQL and SQL. —>> keliharannya kurang cocok untuk monitoring perangkat jaringan berbasis SNMP
- Protocol Monitoring yg di suppot Uptime Kuma
Observium
- Ada versi Free (Community Edition)
- https://www.observium.org

Dude (MikroTik)
- cocok untuk perangkat yg berbasis mikrotik OS
- mudah deploy, mudah konfig’nya, user friendly & user interface mudah dipahami
- responsive tampilannya (enak buat realtime monitoring) , tidak cocok untuk monitoring berbasis MRTG
Nagios
- protocol monitoring : SNMP, HTTP, SMTP, POP3, HTTP, PING,
- Peringatan / alert :
- Dashboard :
- Map :
- OS : Linux-based OS (Ubuntu, CentOS, Debian, RHEL, or compatible)
- Hardware :
- CPU: 2 cores minimum (4+ recommended for larger deployments)
- RAM: 2GB minimum (4GB+ recommended)
- Disk: 20GB free space minimum
- Network: Reliable network connectivity
- Open source : https://www.nagios.org/
- versi berbayar (enterprise) : https://www.nagios.com/
- Awal release :
- 1996–1998 → Proyek awal dibuat oleh Ethan Galstad dengan nama NetSaint
- 1999 → Dirilis ke publik sebagai open source (NetSaint)
- 2002 → Nama diganti menjadi Nagios karena masalah trademark
- Setelah itu → berkembang pesat jadi salah satu tools monitoring jaringan/server paling populer
- link :
https://github.com/NagiosEnterprises/nagioscore

SolarWind
- berbayar
- dulu pernah nyoba [kesan awal/sekilas dulu make] : rumit untuk instalasi, konfigurasi & untuk menambahkan node/router + interface’nya kurang user friendly. dulu coba di OS Windows (lisensi 1 tahun)
SMon
- link : https://github.com/dionipe/smon?tab=readme-ov-file#
- lisnesi : free
- Protocol monitoring = SNMP, ping,
- Release versi 1 = ..???
- versi 2.0 = Nov 2025
- tampilan dashboard’ny : cantik, menarik
- umur SMon sebagai tool monitoring masih muda …
- Maret 2026, udah coba konfig tapi masih belum berhasil deploy. hhhh
Beberapa Recom untuk memilih NMS :
- mempunyai polling interval yg kecil (10detik , 15 detik)
- free / opensource
- support berbagai protokol : SNMP, IP Address/domain, Agent
- ada dashboard
Perbandingan Graph View 1jam, 6jam, 1hari, 1minggu, 1bulan Beberapa NMS






Notes :
Ternyata setelah di amati pada NMS Zabbix, Cacti & PRTG itu ketika mengambil data 1jam, 3jam, 1hari, 1minggu, 1bulan, sampai dengan 1tahun maka akan didapati bahwa graph yg muncul akan menjadi rata2/average sesuai durasi waktu’nya. ketika waktu durasi makin lebar (1bulan / 1tahun) maka nilai usage’nya akan turun, padahal jika diukur dalam 1jam/3jam usage’ny sangat tinggi (sesuai dengan real usage).. minta penjelasannya kenapa seperti itu?
Betul, pengamatan Anda masuk akal, tetapi ada satu hal yang perlu diluruskan:
Bukan karena “1 bulan otomatis dirata-ratakan menjadi satu nilai” pada semua NMS.
Yang terjadi adalah ketika rentang waktu diperlebar, sistem monitoring melakukan data reduction / aggregation / mengambil data Trends, sehingga lonjakan singkat semakin “terlihat kecil” dibandingkan tampilan 1 jam.




