Algoritma Bonding 802.3ad, Khususnya di MikroTik

Yang dipakai adalah hashing algorithm untuk menentukan sebuah koneksi akan lewat link fisik yang mana.

Secara sederhana:

  • 1 koneksi / 1 flow → hanya lewat 1 kabel fisik
  • Banyak koneksi → bisa tersebar ke beberapa kabel

Jadi misalnya ada bonding 2x1Gbps:

  • 1 download single-thread → tetap mentok sekitar 1Gbps
  • Banyak client / banyak koneksi → total gabungan bisa mendekati 2Gbps

Cara Kerja Pembagian Traffic

MikroTik membuat nilai hash berdasarkan parameter tertentu, misalnya:

  • MAC address
  • IP source/destination
  • Port source/destination

Hasil hash menentukan:

“Flow ini lewat ether1”
atau
“Flow ini lewat ether2”

Parameter Hash Policy di MikroTik

1. layer-2

Hash berdasarkan:

  • Source MAC
  • Destination MAC

Cocok:

  • Switching sederhana
  • Bridge antar switch

Kekurangan:

  • Kadang distribusi tidak merata

2. layer-2-and-3

Hash berdasarkan:

  • MAC
  • IP source/destination

Lebih bagus untuk routing.

3. layer-3-and-4

Hash berdasarkan:

  • IP source/destination
  • Port source/destination

Ini paling merata untuk traffic internet / banyak session.

Contoh:

  • Client A ke YouTube
  • Client B ke TikTok
  • Client C ke game online

Bisa tersebar lebih baik.

Biasanya ini paling direkomendasikan.


Contoh

  • Hash Policy = Layer 2
Terlihat pada hash Policy = layer 2
maka traffic dari 1 interface yg besar tidak dipecah2

  • Hash Policy = Layer 3 and 4
Terlihat pada hash Policy = layer 3 and 4
traffic dari 1 interface yg besar tidak dipecah2

  • makin banyak interface downline yg terlibat = pemecahan traffic di interface bonding akan makin muncul/terbagi di interface
  • pada kasus jika yg tersambung adalah virtualiasi server (seperti proxmox, VMware) maka perlu dilakukan konfig interface bonding juga ke interface’nya agar proxmox tahu bahwa ada 2 interface bonding
  • jika virtualisasi server (contoh : Proxmox, VMware) masih menggunakan “single NIC – vmbr0” maka dari sudut pandang Mikrotik/Router = semua traafic dari Proxmox/virtualisasi datang dari 1 MAC / 1 port fisik saja.
  • Bonding akan berjalan baik ketika : dalam interface local’nya / downline it menjadi 1 kesatuan dalam 1 kelompok. Contoh :
    • CRS326 = 2 interface bonding, lalu 24 port lainnya berperan sebagai anak/end device
    • Proxmox virtualisasi server = bonding dilakukan di interface’nya baremetal langsung, lalu VPS-VPS akan mengirim traffic ke jalur bonding tersebut

Anda mungkin juga suka...